Kami menerima tulisan, artikel, laporan kegiatan dan saran-saran untuk dipublikasikan ke blog Pdt. Pahala J. Simanjuntak,MTh dengan mengirim e-mail ke: psh06simanjuntak@yahoo.com .

30 September 2012

HIDUP DALAM TAURAT TUHANMazmur 19:7-14) Khotbah Minggu 30 September 2012

Apakah yang menjadi inti dan pemusatan Hukum Taurat Tuhan itu? Jawabnya adalah Kasih. Mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan. Hal inilah yang disdampaikan oleh Musa kepada umat Israel untuk menyembah satu Allah yaitu Tuhan Allah yang membawa mereka keluar dari perbudakan Mesir ke tanah pertjanjian yang disediakan Allah (Ulangan 6:4-9). Selain mengasihi Allah maka kita juga mengasihi sesma manusia sebagaimana yang dikatakan Yesus dalam Mat 22:37: Kasihilah sesamamu manusia. Pertama mengasihi Tuhan Allah. Hingga saat ini masih banyak kehidupan orang Kristen melakukan penyembahan berhala, sewa-dewa. Misalnya dengan meminta berkat dari roh-roh orang meninggal. Menyembah pataung-patung dan yang sejenisnya. Mereka menganggap bahwa ada kekuatan lain di luar Allah. Praktek-praktek seperti inilah yang bertentangan dengan Taurat dan Titah Tuhan sebagaimana disampaikan dalam teks khotbah ini. Sekali kita sudah menjadi pengikut Kristus dan percaya kerpada Allah maka selamanyalah kita menyembahnya. Kedua: Mengasihi sesama manusia. Tidak cukup hanya mengasihi Allah ternyata kita membenci bahkan berbuat jahat kepada sesama manusia. Saat ini kejahatan terjadi dimana-mana. Pembunuhan, peramapojan, pemerkosaan dan lain-lain. Bukankah itu akibat dari kurangya kasih terhadap sesama manusia? Hendaknya kasih kepada Allah secara vertikal yang kita miliki juga harus seimbang dengan kasih kepada sesama manusia secara horisontal. Itulah salib Kristus. Maka mengasihi Tuhan Allah dan mengasihi sesama manusia itulah Taurat dan Titah Tuhan yang diajarkan kepada kita. Itu sebabnya pemazmur mengatakan bahwa lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.Dan selanjutnya bagi orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar.

Tidak ada komentar: